Berdasarkan Perbub Minut Nomor 45 Tahun 2020 Tentang Covid-19, Forkopimda Gelar Operasi...

Berdasarkan Perbub Minut Nomor 45 Tahun 2020 Tentang Covid-19, Forkopimda Gelar Operasi Yustisi

22
0

MINUT, Northsulawesipost.com – Dalam Rangka Menindak lanjuti Peraturan dari Bupati Minahasa Utara Nomor : 45 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol  Kesehatan untuk mencegah Penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Siang ini sekira pukul 13.00 wita, digelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Minahasa Utara Nomor 45 Tahun 20Berdasarkan Perbub Minut Nomor 45 Tahun 2020 Tentang Covid-19, Forkopimda Gelar Operasi Yustisi 20 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang melibatkan Forkopimda Minut dan Instansi terkait, yang dikonsentrasikan di titik kumpul di Terminal Airmadidi, Senin (14/09/2020).

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kapolres Minut AKBP Grace Rahatbau SIK serta Wakapolres Minut Kompol Pieter sasundame, Pabung Kodim 1310/Bitung Mayor Inf Chris Pusung, Kasi Pidum Joice Tasiam SH, Satpol-PP/Damkar Robby Parengkuan, Wakil Ketua DPRD Minut Olivia Mantiri, dan Kadis Kesehatan Dr Alain Beyah, Kasat lantas AKP Shirlwy.

Terpantau, gabungan Polri,Pabung Kodim 1310/Bitung, Satpol-PP/Damkar, sambil berjalan kaki memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penularan mata rantai Covid-19, dan serta mendatangi semua toko-toko usaha, PLN, dan Bengkel otomotif dengan memberikan SK Perbub Minut tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di seputaran kelurahan sarongsong 1 kecamatan airmadidi.

Sementara digelar Operasi Yustisi, ada dua pemuda yang sedang mengendarai sepeda motor dari jalur arah bitung manado tanpa menggunakan masker lansung di cegat oleh Satlantas dan Kabag ops dan diberikan sanksi berupa Push-Up, karena kedua pemuda tersebut tidak menggunakan masker.

sementara itu, Wakapolres minut mengajak kita semua untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dan  mencegah penularan mata rantai Covid-19.

“Kita harus memusnahkan mata rantai Covid-19 secara bersama-sama, karena Virus korona ini adalah musuh kita, untuk itu kita tetap mengikuti protokol kesehatan
untuk menghadapi penularan Pandemi Covid-19.

Lanjut Wakapolres Minut, dalam penegakan Perbup minut kami gelar  operasi Yustisi dihari pertama, yang masih  berbentuk sosialisasi dan teguran-teguran bagi masyarakat yang tidak mengikuti protokol Covid-19. Tapi di waktu berikutnya jika ada yang kedapatan masih melanggar, akan mendapat hukuman sebatas hukuman sosial.

“Untuk di waktu berikut, jika ada yang melanggar akan dberikan sanksi atau denda sudah diputuskan di SK Perbub Minut Nomor 45 Tahun 2020, untuk itu agar masyarakat bisa disiplin dan taat mengikuti protokol Covid-19.” tutur Pieters Sasundame.

Dilain kesempatan, Kalpores Minut AKBP Grace Rahatbau tegaskan kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19, dan hari ini kami bersama  Forkopimda, Polri, Pabung kodim dan Satpop-pp masih memberikan himbauan dan sanksi-sanksi ringan kepada warga yang melanggar aturan.

“Untuk selanjutnya, jika masih kedapatan yang tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi administrasi perorangan Rp 100.000, perorangan yang mengadakan acara suka maupun duka tapi tidak mengkuti protokol kesehatan Covid-19 dikenakan denda Rp 500.000, dan pelaku usaha, pengelola, penyelenggaraan dan penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar akan di berikan sanksi administrasi sebesar Rp.100.000.00”.tutup Grace Rahatbau

(Afen)

TINGGALKAN KOMENTAR