Dugaan Pungli SMPN 11 Manado Disorot Wali Murid, Kepsek dan Komite Akan...

Dugaan Pungli SMPN 11 Manado Disorot Wali Murid, Kepsek dan Komite Akan Dilaporkan ke Gakum

42
0

Manado, northsulawesipost.com – Pungutan uang yang dilakukan oleh komite sekolah SMPN 11 Manado disorot wali murid, pasalnya uang pungutan sebesar Rp 150 ribu yang pembayarannya dicicil selama 3 bulan tersebut menurut wali murid memberatkan dan menyalahi aturan komite sekolah.

Sementara itu menurut Kepsek SMP N 11 Drs Enoch Saul kepada media ini Jumat (01/11) mengatakan bahwa pungutan yang dilakukan pihaknya sudah sesuai aturan, karena sudah disepakati bersama antara komite sekolah dan seluruh orang tua murid dalam suatu rapat.

Begitu juga dengan ketua komite sekolah Swingly Umar yang dihubungi media ini Senin (04/11) mengatakan bahwa pungutan Rp 150 ribu tersebut telah disetujui oleh peserta rapat.

“Para peserta rapat sepakat dan menentukan sendiri berapa yang harus diberikan kepada komite sekolah untuk pembuatan halaman sekolah mereka itu”, jelas ketua komite melalui SMS nya.

Terpisah, orang tua wali murid yang tidak setuju dengan pungutan itu, yang namanya enggan dimediakan mengatakan bahwa masalah ini akan mereka adukan kepada pihak yang berwenang karena menurut wali murid pungutan tersebut adalah pungli.

“Kami akan segera melaporkan masalah ini kepada penegak hukum, karena pungutan tersebut bertentangan dengan aturan komite sekolah yang ada,” jelas orang tua murid yang mengadu kepada media ini baru-baru ini.

“Kalau berbentuk sukarela seperti sumbangan tentu kami bisa memberinya, tapi masalahnya dalam hal ini nominalnya sudah dipatok. Kalau keluarga yang mampu mungkin tidak mengapa, tapi ini masalahnya kami tidak mampu,” ujar wali murid yang namanya enggan diberitakan.

Berdasarkan penelusuran media ini, ditengarai masih banyak pungutan di sekolah-sekolah yang modusnya mengatasnamakan komite sekolah, padahal dalam Permendikbud No.75 Tentang Komite Sekolah telah tertulis jelas bahwa pihak sekolah sama sekali tidak boleh melakukan pungutan pada murid dan wali murid, sebagaimana diatur dalam pasal 10, pasal 11 dan 12.

Sudah banyak kepala sekolah yang dipecat karena Pungli, namun herannya hingga kini praktek pungli malah kian marak.

(Wil Wongkar)

TINGGALKAN KOMENTAR