Hati-hati Salah Beli Obat di Apotik Kimia Farma Dipotong Rp 70 Ribu

Hati-hati Salah Beli Obat di Apotik Kimia Farma Dipotong Rp 70 Ribu

4061
0
Ilustrasi Pelayanan Obat Di Salah Satu Apotik

Airmadidi, www.northsulawesipost.com – Konsumen yang telah membeli obat di apotik Kimia Farma tidak boleh mengembalikan obat yang telah dibelinya. Kalimat ini dilayangkan oleh salah oknum karyawan apotik Kimia Farma yang beralamat di Malalayang Manado kepada konsumen yang mengembalikan obatnya yang beralasan salah beli obat.

Tidak terima dengan alasan yang dialamatkan kepada dirinya Ferdi Hasan warga desa Tatelu Minahasa Utara lantang saja menyahut kasar karyawan yang melayaninya itu. Akhirnya adu mulutpun terjadi.

Alasan keduanya bertengkar pendek rupa-rupanya hanya karena Ferdi mempertanyakan jika memang obatnya tidak bisa dikembalikan lagi mengapa tidak ada informasi yang ditulis atau dipampang di dalam ruang Apotik tersebut bahwa Obat yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan lagi.

Bobroknya pelayanan apotik Kimia Farma ini mencuat ketika Ferdy menyampaikannya kepada wartawan North Sulawesi Post kemarin selasa (2/8).

“saya tidak terima dengan pelayanan yang diberikan oleh apotik Kimia Farma Malalayang kemarin. Alasannya bertele-tele ketika saya hendak mengembalikan obat yang saya salah beli kemarin itu. Uang yang saya belikan dipotong Rp. 70 ribu oleh petugas yang ada di apotik Kimia Farma tersebut dengan alasan pendek bapak kena cars 30% karena mengembalikan obat yang dibeli tersebut,”ungkap Ferdy kecewa.

Lebih jauh lagi Ferdy menjelaskan,”terkait dengan pertanyaan saya yang menanyakan mengapa tidak ada papan informasi jika obat sudah dibeli sudah tidak boleh dikembalikan karyawan apotik tersebut hanya menjawab pendek bahwa apotik mereka katanya masih baru beberapa bulan dibuka jadi belum sempat dipampang informasi seperti itu kata karyawan Kimia farma kepada Ferdy waktu itu”, demikian kata Ferdy menirukan gaya karyawan Kimia Farma yang melayaninya itu.

Dengan kejadian yang dialaminya Ferdy berharap agar pihak terkait meninjau kembali apotik Kimia Farma yang diduga telah melakukan praktek pungli kepada konsumen ini.

“saya berharap agar pemerintah menindak apotik Kimia Farma sesuai dengan undang-undang yang berlaku, karena menurut saya tindakan oknum apotik kimia farma tersebut itu salah dan melanggar hukum,”,imbau Ferdy dengan nada marah.(fm)

 

TINGGALKAN KOMENTAR