Jainuddin Damopolii Imbau Kepolisian dan Panwaslu Usut Tuntas Dugaan Money Politik Pilwako...

Jainuddin Damopolii Imbau Kepolisian dan Panwaslu Usut Tuntas Dugaan Money Politik Pilwako Kota Kotamobagu

670
0
JAINUDDIN DAMAPOLII, CALON WALIKOTA KOTAMOBAGU NO 2, CALON INDEPENDEN NON PARTAI

KOTAMOBAGU, NORTHSULAWESIPOST.COM – Saya dan pasangan saya, sejak dari awal telah berkomitmen, untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, bermartabat, berintegritas, dan bebas dari money politic. Itulah yang menjadi dasar komitmen kami nomor 2 Jainuddin – Suharjo dalam mengikuti keseluruhan tahapan Pilwako (Pemilihan Walikota) Kota Kotamobagu yang puncaknya yang akan diselenggarakan pada 27 Juni 2018 nanti.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Calon Walikota Kota Kotamobagu nomor 2, Jainuddin Damopolii kepada NORTHSULAWESIPOST.COM di kediaman nya kemarin Selasa (19/06/2018).

Menyikapi dugaan money politic yang begitu masif dilakukan oleh Paslon lainnya, Jainudin berharap agar pihak kepolisian, serta Panwaslu Kota Kotamobagu mengusut tuntas semua dugaan pelanggaran yang diduga kuat dilakukan oleh pasangan lain, yang saat ini tengah dalam penanganan pihak kepolisian.

Lagi, menurut Damopolii tuntutan pengusutan tuntas pelanggaran yang muasalnya dilaporkan warga serta operasi tangkap tangan tersebut, terkait tindakan curang yang telah dilakukan oleh Paslon lain adalah merupakan salah satu wujud konsekwensi dari pihak kepolisian, Panwaslu dan Paslon, saat pencanangan pembentukan Satgas Anti Money politic dan Anti Intimidasi yang dibuat sebelum proses Pilkada bergulir.

“Kami Paslon nomor  2 Jainuddin – Suharjo sampai hari ini menjalani proses Pilwako Kota Kotamobagu sesuai dengan aturan yang ada. Kepada tim pemenangan, kami terus mengarahkan agar dalam melakukan fungsinya senantiasa mengacu pada aturan dan komitmen yang telah disepakati antara kepolisian, Paswaslu, dan dengan Paslon lain, agar Pilkada di Kota Kotamobagu dapat berjalan dengan aman, dan berintegritas,’ kata Jainuddin.

Beberapa Barang Bukti Yang Diamankan Pihak Kepolisian

“Kami harap dugaan money politic yang dilakukan pasangan lain yang telah berproses di pihak kepolisian saat ini, diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku”, harapnya.

“KPK tegas, pemerintah tegas, kepolisian tegas, Panwas tegas, kami yakin semua praktek curang seperti money politic yang dilakukan Paslon lain bisa diungkap oleh penegak hukum. Kami andalkan pihak Kepolisian dan Panwaslu dalam hal ini, untuk mengungkap penyelewengan Pilkada di Kotamobagu ini”, ungkap Januddin.

“Pihak kami selama ini juga terus berkoordinasi dengan pihak Polres, Polda Sulut, dan dengan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) untuk bagaimana saya dan bapak Suharjo sebagai Paslon selalu konsisten dengan komitmen umtuk mewujudkan Pilwako yang berintegritas anti money politic, aman, damai dan berintegritas”, imbuh Damopolii.

“Untuk memutuskan permasalahan yang muncul akhir-akhir ini, seperti dugaan politik uang yang diduga dilakukan oleh Paslon lain, memang ada pada pihak kepolisian dan Panwas, karena memang mereka yang mempunyai wewenang penuh menangani segala permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan Pemilu seperti Pilwako di Kota Kotamobagu kali ini”, tandasnya.

“Akhirnya, kami ada masukan untuk Panwaslu Kota Kotamobagu, kami berharap Panwaslu lebih maksimal lagi dalam menjalankan tugasnya, karena selama ini sesuai dengan pengamatan kami, Panwaslu Kota Kotamobagu belum optimal dalam melaksanakan fungsi tugasnya selama ini,” pungkas Jainudin.

(Penulis: Wil Wongkar)

KRONOLOGI PENANGKAPAN PELAKU MONEY POLITIC DI BEBERAPA TEMPAT DI KOTA KOTAMOBAGU, SESUAI DENGAN KONFRENSI PERS YANG DIPIMPIN KAPOLRES BOLMONG AKBP GANI SIAHAAN

  • Satgas Anti Money Politik Gabungan melakukan penangkapan pertama terhadap 2 (dua) orang yang diduga melakukan money politic di desa Moyag kecamatan Kotamobagu Timur dengan barang bukti 9 karung beras,  18 lusin minuman ringan (softdrink), 9 buah Kain Sarung dan 1 unit mobil  Xenia  yang digunakan pelaku.
  • Penangkapan kepada para pelaku berdasarkan hasil penyelidikan Tim Satgas sejak pukul 01.00 dinihari dan pelaku ditangkap pada pukul 05.30 Wita.
  • Kamis tanggal  15 juni kembali menangkap pelaku money politic bermodus sedekah di desa Pontodon kecamatan Kotamobagu Utara ada pukul 10.30 siang. Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku dengan barang bukti 18 lusin sofdrink,  9 buah kain sarung dan 10 amplop berisikan uang pecahan Rp.  100.000.
  • Tersangka diserahkan ke Panwaslu Kota Kotamobagu untuk diproses. (Sumber: lidik.net)

VIDEO Konfrensi Pers Kapolres Bolmong AKBP GANI SIAHAAN

TINGGALKAN KOMENTAR