Kakak Beradik Umur 6 dan 9 Tahun Berwarga Telap Eris Dicabuli Berkali-kali...

Kakak Beradik Umur 6 dan 9 Tahun Berwarga Telap Eris Dicabuli Berkali-kali 3 Pelaku

337
0

Ketiga Terduga Tersangka Diamankan Polres Minahasa

Tondano, northsulawesipost.com – Kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur kakak beradik yang berinisial RM (6) alias Bunga dan RE.M (9) alias Intan berwarga desa Telap terkuak.

Perbuatan tidak terpuji yang diduga dilakukan oleh 3 pelaku tergolong anak remaja tersebut mengemuka ketika Emi Manoppo (50) warga desa Telap melaporkannya ke pihak kepolisian dengan laporan polisi nomor LP/103//III/2019/Sulut/Resmin. Dalam isi laporannya Emi melaporkan adanya dugaan tindak pidana perbuatan persetubuan dan atau perbuatan cabul terhadap anak yang diduga dilakukan oleh anak. yang terjadi pada hari Jumat  (08 /03/ 2019) dengan lokasi kejadiaanya di desa Telap jaga I kecamatan Eris Kabupaten Minahasa.

Berdasarkan informasi, perbuatan cabul yang dilakukan oleh 3 tersangka tersebut diduga sudah dilakukan mereka beberapa kali dan bukan hanya sekali.

Disamping pencabulan yang terjadi pada 08 Maret 2019, kasus pencabulan tersebut pernah juga terjadi pada sekitaran tahun 2015,2017 dan terakhir bulan Februari 2019.

Motif para pelaku melakukan perbuatan cabul yaitu dengan cara membodohi korban. Setelah membodohi, selanjutnya para pelaku membuka celana korban dan selanjutnya memasukkan alat kemaluan mereka ke dalam vagina korban. Berdasarkan rilis pihak kepolisian, alat vital para pelaku tidak dapat masuk ke dalam vagina korban, dan hanya sampai di bagian luar vagina saja.

Adapun tempat para pelaku melakukan kejahatan mereka selain di dalam rumah korban, mereka juga melakukan aksi bejat mereka itu di dalam salah satu rumah kosong dekat rumah korban.

Ketiga terduga pelaku yang diamankan pihak kepolisian, yaitu RP (16), RA(16), serta RP(14). Ketiga terduga pelaku berwarga Telap sama dengan kedua korban.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian resor Minahasa segera mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), membawa korban untuk dimintai keterangan bersama orang tua mereka, serta mengumpulkan alat bukti lainnya.

Selain itu, menurut pihak kepolisian, pihaknya berencana akan melakukan tindakan lanjut, seperti Visum et Repertum terhadap korban, melakukan koordinasi dengan instansi terkait yang membidangi ABH (Anak yang Berhadapan Hukum), yakni Balai pemasyarakatan, Dinsos/Peksos, serta tindakan lainnya yang bersifat edukasi kepada para pihak ats terjadinya peristiwa tersebut untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Irawan Situmorang SIK melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP M. Fadli SIK membenarkan adanya proses lanjut laporan terhadap ketiga tersangka pencabulan tersebut.

“Sementara ini kami sedang malakukan pengembangan terhadap kasus ini, dan pelaku sementara ini kami amankan untuk proses selanjutnya,” pungkas Kasat.

(Wil Wongkar)

 

TINGGALKAN KOMENTAR