Kombespol Ibrahim Tompo Prihatin Anak Usia 5 Tahun Dihabisi Kakak dan Ibu...

Kombespol Ibrahim Tompo Prihatin Anak Usia 5 Tahun Dihabisi Kakak dan Ibu Tiri di Kota Sukabumi

49
0
KOMBESPOL IBRAHIM TOMPO SIK, KABID HUMAS POLDA SULUT

Sulut, northsulawesipost.com – Kisah kekejaman ibu tiri dalam berbagai cerita nampaknya benar-benar terjadi. Seorang ibu warga Kampung Bojongloa, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi Jawa Barat berinisial SR (36), tega menghabisi anak angkatnya berinisial NP yang masih berusia 5 tahun. Iapun dengan teganya membunuh dan membuang mayat korban ke sungai. Bahkan dalam melakukan aksinya, SR dibantu oleh dua anak kandungnya.

Seperti pepatah mengatakan, sepandai-pandai menyimpan bangkai pasti akan tercium juga. Kasus inipun akhirnya terungkap. Mayat anak perempuan ini ditemukan warga di aliran Sungai Cimandiri, Kampung Platar RT 02 RW 06 Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi pada hari Minggu (22/9/2019).

Polisi yang berhasil mengungkap identitas korban akhirnya melakukan investigasi kepada keluarga korban. Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat dikonfirmasi mengatakan melihat banyak kejanggalan di mayat korban, sehingga diputuskan untuk autops.

“Ibu angkatnya ini sempat mengarang alasan, ada katanya korban ini epilepsi dan lain-lain. Itu upaya dia menutupi sebab kematian korban,” ujar Kapolres. Bahkan, saat prosesi pemakaman katanya, SR menunjukkan wajah duka dengan maksud menutupi perbuatannya.

“Ibu angkatnya sempat pura-pura menangis, saat itu petugas sebenarnya sudah mengantongi beberapa petunjuk namun tidak mau gegabah. Setelah dirasa lengkap para pelaku kita tangkap Senin (23/9/2019) malam tadi,” katanya.

Dari hasil visum terungkap, ada kerusakan di bagian kelamin korban serta beberapa luka di sekujur tubuh korban. “Korban diketahui telah diperkosa oleh dua kakak angkatnya, setelah itu korban dipukul lalu dicekik hingga tewas oleh ibu angkatnya. Setelah itu mayat korban dibuang ke Sungai Cimandiri dan terseret hingga belasan kilometer sampai akhirnya ditemukan warga,” pungkas Nasriadi.

Secara pribadi dan institusi, dengan melihat kejadian tersebut Kepala Bidang Humas Polda Sulut Kombespol Ibrahim Tompo kepada northsulawesipost.com mengaku prihatin dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya dengan kejadian yang terjadi tersebut.

“Saya turut prihatin dengan kejadian yang terjadi di kota Sukabumi itu, yang mengakibatkan seorang balita tak berdosa yang dihabisi oleh kakak dan ibu tirinya dengan begitu ekstrim dan kejam. Saya berharap  kejadian serupa tidak terjadi lagi, apalagi di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara,” tandasnya sedih.

(Wil Wongkar)

TINGGALKAN KOMENTAR