Ruas Jalan Ke Kuwil Minut Rusak Parah, Pelaksana Proyek Waduk Cuek

Ruas Jalan Ke Kuwil Minut Rusak Parah, Pelaksana Proyek Waduk Cuek

181
0

Airmadidi, northsulawesipist.com – Pekerjaan Mega Proyek pembangunan Waduk Kawangkoan-Kuwil di DAS Sungai Tondano Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat Minahasa Utara, sangat memprihatinkan, khususnya pagi para masyarakat pengguna jalan.

Dengan adanya pekerjaan waduk tersebut, memang banyak manfaat positifnya seperti guna pembuatan PLTA dan PDAM nantinya. Masyarakat Kota Manado juga tidak perlu takut dengan bencana banjir dan sebagainya.

Namun para pelaksana proyek harus memperhatikan keadaan ruas jalan utama (Jalan Kawangkoan-Kuwil) yang tiap hari dilalui dam-truk berukuran besar yang membuat jalan tersebut rusak parah.

“Kalau hujan turun, air akan meluap ke jalan. Luapan tersebut disertai serpihan kerikil tajam dan lumpur, sehingga jalan yang menganga berlubana, sangat berbahaya dilalui para pengguna sepeda motor,” keluh Yubilarisa Menajang mahasiswi asal Desa Kaleosan, Kamis (30/11).

Dari pengakuan warga, tidak jarang sepeda motor lewat jalan itu terpeleset karena saat pengendara menginjak rem, roda sepeda motor tergelincir hingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya jatuh.

“Sudah banyak warga yang jatuh terpeleset, tapi tak tahu harus mengaduh pada siapa. Kalau musim panas, debu berterbangan, kalau musim hujan, jalan dipenuhi lumpur dan kerikil halus,” ujar Frenly Sambow warga Kuwil.

Menyikapi keresahan dan keluhan warga tersebut Stendy S Rondonuwu petinggi LSM Adat Laskar Manguni Indonesia (LMI) angkat bicara.

“Walau realisasi proyek itu bertujuan mensejahterakan rakyat nanti, namun pihak pelaksana pekerjaan harus melihat tahapan saat menuju masa perampungan proyek. Kesejahteraan rakyat harus diprioritaskan, namun pihak kontraktor juga harus memperhatikan perawatan jalan,” ucap Rondonuwu kesal.

“Jangan sengsarakan masyarakat demi kepentingan perusahaan saja. Kami tahu pihak pelaksana tetap menyiram jalan, tapi harus diawasi. Kalau jalan sudah berdebu harus  disiram agar mata para pengguna jalan tidak terganggu saat naik atau menuruni jalan tersebut, karena sebelum proyek waduk Kuwil dimulai, jalan penghubung Kawangkoan-Kuwil dalam keadaan layak dilaku kendaraan. Jangan gara-gara proyek, masyarakat harus dikorbankan,” tegas Rondonuwu. (angeli wenas)

TINGGALKAN KOMENTAR