Tak Terima Dikatakan Pungli, Akhirnya Kepsek SMPN Totabuan Kembalikan Uang Potongan

Tak Terima Dikatakan Pungli, Akhirnya Kepsek SMPN Totabuan Kembalikan Uang Potongan

156
0

Kotabunan, northsulawesipost.com – Karena sudah ramai di media masalah dugaan pungli yang di lakukan pihak sekolah SMPN Kotabunan, akhirnya Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri Daerah Kotabunan, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Lutfi Bazmul, mengembalikan uang potongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada orang tua murid.yang di pungkasnya beberapa hari yang lalu.

Diketahui penerima BLT di SMPN Kotabunan sebanyak 53 siswa. Adapun yang di pangkas atau potongan dari pihak sekolah, seratus ribu per siswa, sementara uang tersebut merupakan bantuan langsung pemerintah pusat, dengan jumlah 750,000. Per siswa, tapi sangat di sayangkan pihak sekolah memotong 100,000 per siswa. Dengan pemotongan tersebut pihak orang tua siswa gera dan tidak menerima potongan tersebut.

Menurut Salah satu orang tua murid, saat ditemui awak media mengaku senang saat dikembalikannya uang yang dipotong pihak sekolah pada kami pihak murid yang berhak untuk menerimanya.

“Yah saya merasa terkejut, dan senang, melihat kedatangan bapak guru imam Moha pada Hari Jumat kemarin (17/11) sekitar pukul 10.00 Wita, Kepsek SMPN melalui Bapak Guru Iman Moha, datang ke rumah saya dan mengembalikan uang Rp. 100.000 yang dipotong untuk membeli stik drum band,” ujar Serly, wali murid, Minggu (19/11).

“Kata Serly, kami selaku orang tua murid penerima BLT, tidak akan merasa keberatan, kalau hanya dimintakan uang partisipasi untuk kebutuhan sekolah, pasti tidak ada yang keberatan. Tapi ini pihak Kepsek langsung menentukan, dan menekan agar para siswa akan ada potongan seratus ribu rupiah, Persiwa dari 53 siswa penerima, tegas kepsek Lutfi Bazmul.

“Kalau hanya uang partisipasi yah tidak apa-apa tapi Kepsek langsung tentukan seratus ribu rupiah,” ucap ibu Serly, yang saat itu juga diaminkan suaminya.

Adri Rondonuwu, (Aron).

TINGGALKAN KOMENTAR