Testimoni-testimoni Pengguna Pupuk Cair Biokonversi, Petani Puas Dengan Hasilnya

Testimoni-testimoni Pengguna Pupuk Cair Biokonversi, Petani Puas Dengan Hasilnya

50
0

1.Perbandingan hasil pada tanaman Timun

Sebelah kiri adalah timun hasil panen petikan ke-5 yang penanamannya menggunakan Pupuk Hayati Biokonversi

Sebelah kanan adalah timun panen sebagai control (pembanding yang menggunakan pupuk kimia)

2.Perbandingan hasil pada tanaman kacang panjang

Lokasi : Sawah Luhur – Kasemen,
Serang – Banten

Sebelah kiri adalah tanaman yang tidak menggunakan Pupuk Hayati Cair Biokonversi

Dan sebelah kanan adalah tanaman yang menggunakan Pupuk Hayati Cair Biokonversi

3.Perbandingan Hasil Pada Lahan Padi di Indramayu

Biokonversi Indonesia memberikan perawatan salah satu lahan tanaman padi yang berada di kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Demo Plot dengan luas lahan 1400 m2 yang sebelumnya hanya panen berkisar 800 – 1000kg, kini menghasilkan panen sebanyak 1289kg setelah menggunakan Pupuk Hayati Cair Biokonversi.

Hasil signifikan terlihat pada warna gabah & beras disebelah kiri yang menggunakan Biokonversi, lebih cerah dibandingkan yang tidak menggunakan Biokonversi.

4.Hasil pada tanaman padi di Karawang-Jawa Barat

Gambar 1
Gambar 2

5.Perbandingan hasil aplikasi Pupuk Hayati Cair Biokonversi pada tanaman padi di Pondok Kahuru – Serang.

Lahan pada sisi kiri merupakan tanaman yang menggunakan Pupuk Hayati Biokonversi dengan usia 28 HST, menghasilkan tanaman padi dengan warna daun yang hijau, terlihat lebih tebal & tahan terhadap penyakit.

Sedangkan lahan sebelah kanan tanaman yang tidak menggunakan Pupuk Hayati Biokonversi dengan usia 38 HST, daun terlihat lebih tipis dengan laju pertumbuhan yang cenderung lambat.

5.Perbandingan hasil aplikasi Pupuk Hayati Cair Biokonversi pada tanaman tomat di Pandeglang – Banten.

Gambar 1
Gambar 2

Lahan pada gambar 1 merupakan tanaman yang menggunakan Pupuk Hayati Biokonversi dengan usia 25 HST. Terlihat tanaman tomat dengan warna daun yang hijau serta lebat & terlihat segar setelah 2 kali aplikasi.

Sedangkan lahan pada gambar 2 tanaman yang tidak menggunakan Pupuk Hayati Biokonversi dengan usia 25 HST. Daun dari tanaman tomat terlihat lebih tipis dibandingkan dengan gambar 1.

 

(sumber:biokonversi.com)

TINGGALKAN KOMENTAR